migrasi blog
blog ini pindah ke alamat http://blog.ahmad-oki.com
harap maklum.
terima kasih
sebel hari ini, kecelik tiga kali. pertama viconf faculty meetingnya ternyata ditunda, trus viconf dengan seamolec juga ditunda kemudian gara gara nunggu tamu dari timur leste yang gak dateng dateng dan menganggur sejak jam 11 siang sampe jam 4 sore ya akhirnya mosting lagi. oke.. untuk kali ini tentang pungutan liar di simpang dago. video ku upload di youtube dan video ini sebenarnya aku gunakan untuk presentasi ppkn tentang pungutan liar. kuliah ppkn ini kuambil di tingkat empat (sengaja sih, biar bareng ma anak-anak muda heuheuheu). kata dosennya, presentasinya paling kerennnn!!!
di video ini terlihat para preman yang mangkalnya di depan pasar simpang dago yang minta/ngemel (bhs.inggrisnya) kepada sopir angkot dago minimal 1000 rupiah yang lewat. kemudian secara beruntung, aku dapat moment bagus dimana mobil patroli polisi menghampiro preman tersebut, kayaknya kongkolikong deh.. liat aja ndiri. klo streaming dari itb kayaknya di blok deh.. hi..hi..
sering temen nanya ke saya, “mas jurusan teknik kelautan ya?mempelajari ikan ikan ya?”. mak jleb..jleb… sekadar ngasih info saja, di teknik kelautan ITB (institut tekanan bathin) disini kita di tempa untuk mempelajari struktur bangunan laut. salah satunya adalah mempelajari teknik pembuatan beton. mata kuliah ini saya dapatkan waktu tingkat dua (klo gak salah), ada dua mata kuliah yang mempelajari beton secara khusus.
1. mata kuliah teknologi bahan
disini mempelajari cara membuat beton dan bagaimana cara mengujinya. walaupun di kelompokku betonnya keren karena apa yang dibuat sesuai dengan kekuatan yang kita inginkan, tapi kok aku dapat C yak…
2. mata kuliah struktur beton
disini kita mempelajari cara mendesain beton, dari struktur rangkanya sampai menghitung kekuatan beton. dan alhamdulillah dapat B !!! duh senangnya… ^_^
ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
![]()
yang pertama berkata :
“Aku adalah Damai, namun manusia tak mampu menjagaku, maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
yang kedua berkata :
“AKu adalah Iman, sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala”
begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
entah mengapa aku buat blog, padahal dulu aku paling nggak suka ama blog dan suka bikin cms sendiri ama anti pake wordpress :D. tapi nggak pa palah. seandainya aku dipanggil ALLAH, mungkin masih ada secarik tulisan perjalanan hidup yang akan dibaca orang yang bisa menghargai sesamanya.